REVIEW MATERI 8


Assalamu’alaikum wr. wb.
Kali ini saya akan memposting materi jurnalistik pada pertemuan yang ke-8 pada tanggal (16/04), tentang: “Sebelum menulis jurnalis, apa saja sih yang harus dilakukan?”
          Liputan dilakukan dengan cara melakukan observasi dan wawancara secara langsung pada peristiwa yang kan dilaporkan. Hasil ini bisa dilakukan untuk berupa yang sudah di duga/ terjadwal.
          Wawancara/ interview merupakan salah satu cara menggali informasi lewat perckapan antara wartawan dengan seseoramg menjadi sumber berita.
Wartawan tidak boleh mewawancarai sembarang orang.
          Interview ( yang diwawancarai) adalah seseorang atau sejumlah orang yang oleh karena kedudukannya, peranannya/keterlibatannya. Kompetensi/ keahlian dan pengalamannya, dianggap memiliki informasi yang penting, yang dibutuhkan wartawan sebagai bahan penulisan berita.
Ada beberapa jenis wawancara, sebagai berikut :
1)   Factual news interview
Wawanacara dengan narasumber berita yang memiliki otoritas atau mengetahui dengan persis suatu peristiwa atau permasalahan yang hendak di beritakan.
2)   Casual interview (doorstop)
Wawancara yang tidak diatur atau direncanakan lebih dahulu. Dilakukan secara mendadak pada saat wartawan bertemu dengan sumber berita.
3)   Group interview
Wawancara yang dilakukan oleh sejumlah wartawan dari berbagai media massa dengan seseorang atau lebih sumber berita. Hal ini terjadi terutama pada acara konferensi pers atau jumpa pers.
4)   Personality interview
Wawancara yang memiliki tujuan khusus, yaitu untuk menggali penjelasan lebih jauh mengenal pribadi seseoramg. Biasanya berkaitan dengan penulisan profil seseorang.

kemudian, persiapan apa saja yang dibutuhkan ?

1)   Menyusun pertanyaan mengenai permasalahan yang akan ditanyakan secara runtut.
2) Memastikan bahwa sumber berita benar-benar menguasai permasalahan yang akan ditanyakan.
3) Melakukan kontak/janjian dengan sumber berita untuk memastikan waktu dan   prmasalahannya .
4) Apabila diminta, wartawan bisa memberikan daftar pertanyaan terlebih dahulu, agar sumber berita siap dengan bahan yang diperlukan.
5) Persiapkan alat-alat yang digunakan untuk mencatat atau merekam hasil wawancara, misalnya : notes, pena, dan alat perekam.

Bagaimana proses selanjutnya ?

1)     Cek lebih dahulu perjanjian yang sudah dibuat dengan sumber berita.
2)     Bersikap sopan dan mempeerkenalkan diri lebih dahulu dengan menyebutkan identitas (nama dan asal media massa).
3)     Ajukan pertanyaan secara ringkas, jelas, dan to the point.
4)     Apabila sumber berita terkesan berusaha menutupi informasi, ajukan pertanyaan yang tidak langsung.
5)     Jangn memberondong sumber berita dengan pertanyaan pertanyaan. Dengarkan apa jawaban sumber berita atas pertanyaan sebelumnya.
6)     Membuat suasana santai. Jangan mengeluarkan notes, alat, perekam, atau mengambil foto tanpa lebih dahulu meminta ijin.
7)     Cara terbaik adalah tidak mencatat selama melakukan wawancara. Namun, berusaha mengingat si pembicaraan dan setelah selesai wawancara, baru menuliskan ceritanya.
8)     Berusaha untuk menjaga agar masalah tidak keluar dari kerangkanya atau melebar ke pembicaraan yang tidak relevan.
9)     Tidak boleh mengajukan pertanyaan yang “bodoh”. Misalnya pertanyaan yang klise, atau pertanyaan retoris, atau pertanyaan yang tidak peka kepada perasaan sumber berita.
10)  Apabila akan mengalihkan percakapan permasalahan yang berbeda, mintalah izin terlebih dahulu kepada sumber berita.
11)   Menjaga /melindungi kerahasiaan identitas sumber berita yang ideal  adalah apabila sumber berita mau disebutkan identitasnya dengan jelas. Namun apabila ia berkeberatan maka wartawan harus menjaga kerahasiaan identitasnya.
12)  Wartawan juga harus menghormati permintaan untuk off the record, di mana informasi yang diberikan oelh sumber berita hanya boleh diketahui oelh wartawan dan redaktur, namun tidak boleh dimuat di dalam berita di media massa.
13)  Apabila mengakhiri wawancara, ucapkan terimakasih, dan mintalah  kesedian sumber berita untuk dihubungi lagi pada kesempatan yang lain.

Demikianlah review pada pertemuan hari senin (16/04), semoga informasi dalam blog saya bisa bermanfaat bagi sahabat semua. Terimaksih dan saya mohon maaf apabila terdapat kesalahan.#journalism UINSA

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Komentar