REVIEW MATERI 7



Assalamu’alaikum wr. wb.
Hai sobat, kali ini saya akan  memposting pertemuan yang ke-7 dimana saya akan meriview mata kuliah jurnalistik pada hari senin (02/04).

BAHASA JURNALISTIK
Berita tidak sama dengan karya tetulis lain seperti novel/cerita pendek. Ia ditulis menggunakan bahasa Indonesia ragam jurnalistik selain berita ditulis dengan cara menunjukkan secara jelas, apa yang menjadi prioritas utama berita maupun nilai berita (news value)

Ragam Jurnalistik :
1)            Menaati peraturan ejaan yang berlaku
2)            Menaati kaidah tata bahasa Indonesia yang berlaku
3)            Tidak meninggalkan imbuhan me- dan ber-  , kecuali pada judul berita
4)            Menggunakan kalimat pendek dan lengkap (subjek, predikat, dan objek)
5)            Menggunakan kalimat logis 1 kalimat hanya berisi 1 gagasan
6)            satu paragraph hanya berisi 2/3 kalimat dan menyambung 1 kalimat ke kalimat selanjutnya
7)            menggunakan kalimat aktif pada kalimat, bentuk kalimat yang pasif digunakan jika perlu saja
8)            kata-kata mubadzir adalah, seperti merupakan, dari pada dan sebagainya
9)            kalimat pasif dan aktif tidak dicampurkan dalam satu paragraph
10)         kata-kata asing dan istilah ilmiah teknis, tidak digunakan  jika terpaksa, maka jelaskan
11)         Penggunaan singkatan dan akronim sangat dibatasi
12)         Penggunaan kata yang pendek didahulukan daripada kata yang panjang
13)         Penggunaan kata ganti orang pertama (saya,kamu),harus menggunakan orang ketiga (dia, ia, dan mereka)
14)         Kalimat kutipan ditempatkan pada akhir paragraf atau paragraph baru
15)         Tidak memasukkan pendapat/ opini
16)         Segala sesuatu yang menjadi hasil observasi dijelaskan secara spesifik melalui bentuk keterangan dalam kalimat
17)         Bahasa jurnalistik adalah bahasa komunikatif , jadi harus dapat dipahami dengan mudah oleh para pembacanya

Maka kesimpulannya, usahakan agar  tulisan di jurnalis itu singkat dan sederhana dan hindari kalimat pendek , tepat dan memperbanyak bercerita.
Kesalahan-kesalahab kalimat pers ,yaitu wartawan biasanya dituduh sebagai perusak bahasa Indonesia seperti ejaan, pemilihan kata, menghilangkan unsure-unsur gramatikal (subjek,predikat, dan objek) dan kalimat ranca

 Demikianlah review pada pertemuan hari senin (02/04), semoga informasi dalam blog saya bisa bermanfaat bagi sahabat semua. Terimaksih dan saya mohon maaf apabila terdapat kesalahan.#journalism UINSA

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Komentar